klik in here..

Tampilkan postingan dengan label Bedah Buku Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bedah Buku Novel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Oktober 2011

Semakin Dilarang, Buku Sayyid Quthb Semakin Dicari

NB:
ini negara muslim...
atau negara komunis...
atau negara kafir sih? Kok serasa tinggal di Europ saja, buku Islam kok dilarang....

Semakin Dilarang, Buku Sayyid Quthb Semakin Dicari


Ma'alim Fiththariqh, buku terlarang versi intelijen

Keputusan Kejaksaan Agung yang memutuskan pelarangan buku Sayyid Quthb tentu mengagetkan banyak pihak. Sayyid Quthb sendiri adalah ulama kesohor hampir di seluruh kelompok gerakan Islam. Ia juga ideolog ikhwan yang terkenal masyhur tidak saja di bidang pemikiran namun juga di lapangan jihad.

Bahkan menurut Herry Nurdi, jurnalis muslim, dari tiap mujahid yang turun ke medan jihad, ketika ditanya apa alasannya, salah satunya menyebut karena telah membaca buku Sayyid Quthb. Subhanallah

Beda lagi dengan Nuim Hidayat, penulis buku Sayyid Quthb: Biografi dan Kejernihan Pemikirannya, yang diangkat dari tesis Masternya di Universitas Indonesia, memberikan beberapa alasan mengapa dirinya tertarik untuk menulis perjalanan hidup Sayyid Quthb dan karya-karyanya.

Pertama, seiring dengan meluasnya kampanye terorisme yang disponsori Amerika, ternyata nama Sayyid Quthb selalui dirujuk oleh ilmuwan politik Barat ketika membahas Syaikh Usamah bin Ladin, misalnya disebut-sebuh oleh John L. Esposito (ilmuwan politik Islam asal AS), sebagai “guru” atau tokoh idola dari Dr. Syaikh Abdullah Azzam. Sedangkan Azzam adalah guru daru Usamah bin Ladin.

“Memang bila dibaca buku-buku Syaikh Abdullah Azzam, terutama dalam buku monumentalnya Tarbiyah Jihadiyah akan didapati bagaiman Dr. Azzam sering mengambil teladan-teladan dakwah dan pergerakan Sayyid Quthb dalam perjuangan Islam,” kata Nuim yang menulis tesis Program Studi Kajian Timur tengah & Islam, Universitas Indonesia dengan judul 'Pemikiran Jihad Menurut Sayyid Quthb dalam Fi Zhilalil Qur'an'.

Kedua, Sayyid Quthb adalah tokoh ikhwan yang paling awal dan banyak karyanya serta dianggap sebagai pelanjut Syaikh Hassan Al Banna. Ketika itu Al-Banna yang berumu pendek 43 tahun (1906-1949), tampaknya tidak sempat menuliskan secara terperinci ide-ide ikhwan, karena keburu syahid diberondong peluru dimobilnya oleh tentara Dinasi Faruk, Mesir. Setelah kembali dari Amerika tahun 1951, Sayyid Quthb langsung memutuskan untuk masuk Ikhwanul Muslimin. Quthb kemudian mempunyai pengaruh yang besar di kalangan ikhwan.

Suatu ketika Gemal Abdul Nasser – yang kemudian mengkhianati Quthb – mengajak Sayyid Quthb dan ikhwan untuk bersama-sama menggulingkan Raja Faruk. Naser dan Quthb berpisah, karena Quthb menginginkan Negara Islam, sedangkan Nasser menginginkan Negara sosialis.

Stigma Ilmuwan Barat

Nuim Hidayat mengaku curiga, banyak ilmuwan politik atau penulis Barat membicarakan Sayyid Quthb dengan sudut pandang negatif. Esposito saja, yang sering dianggap moderat terhadap Islam, menyatakan Quthb adalah tokoh Islam militan dan radikal. Hal yang sama dikatakan oleh beberapa pakar politik Barat atau pro Barat lain, diantaranya: Leonard Binder, Ahmad S. Mousalli, dan Bassam Tibi. Beberapa dari mereka menyebut Quthb sebagai perintis gerakan Islam radikal atau Islam fundamentalis.

“Saya melihat, ilmuwan-ilmuwan Barat itu sudah membenci seorang tokoh, sehingga berupaya untuk mencari-cari kelemahannya. Karena itu, pada buku-buku ilmuwan Barat, banyak didapati hal-hal sinis ketika membicarakan Sayyid Quthb. Hampir-hampir tidak didapatkan butir-butir pemikiran yang cemerlang dari Quthb. Buku yang sering dikritik ilmuwan Barat itu adalah yang berkisar konsep hakimiyah (kedaulatan), jihad dan revolusi, yang ditulis didalam Ma’alim fith-Thariq dan Fi Zhilalil Qur’an. Sayangnya, ada ulama seperti Rabi’ bin Hadi al-Madkhali, yang juga ikut-ikutan mengecam keras Sayyd Quthb,” jelas Nuim.

Karena banyak penulis Barat yang benci pada Quthb itulah, mendorong Nuim untuk membaca karya-karyanya. Dosen STID M. Natsir itu berkeyakinan, bila mereka terus menerus membuat stigma dan menjauhkan masyarakat muslim dari karya-karya Quthb, tentu ada magnet yang besar pada karya beliau.

“Dan benar saja, setelah membaca banyak karya Quthb, saya melihat ide-idenya yang menggugah, cemerlang dan autentik dalam pemikiran Islam. Meski ada kata-kata emosional di dalam karya-karya Quthb, tetapi 'emosi kata' pada buku Quthb itu tetap rasional dan dalam bingkai Al-Qur’an dan Sunah. Bagi kalangan muda Islam, membaca karya Quthb dapat menumbuhkan pemikiran yang tajam dan semangat menyala dalam memperjuangkan Islam,” tandas Nuim.

Dan benar saja. Pasca media mulai menurunkan berita pelarangan buku Sayyid Quthb oleh Kejaksaan Agung, hampir di seluruh jejaring sosial dan beberapa milis, umat muslim justru penasaran dan memburu karya-karya monumental tersebut. (pz/voa/kazi)





Astaghfirullah.. Buku Sayyid Quthb dan Abdullah Azzam Dilarang Beredar



Pengelola dan pengunjung sejumlah toko-toko buku di Tanjungbalai Karimun, Rabu (19/10/2011) sekitar pukul 14:30 WIB dibuat kaget dengan kedatangan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun, Hanjaya Candra SH beserta beberapa orang anggotanya. Hanjaya dan orang-orangnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait peredaran 9 judul buku terlarang di toko-toko buku tersebut.

Sidak tersebut diantaranya dilakukan di Toko Buku Salemba depan kantor Imigrasi, Kolong, TB Bintaro samping Swalayan Indo A Yani, Jack Agency depan BNI, TB Al Kautsar Pasar Sri Karimun.

Hanjaya Candra SH, Kasi Intel Kejari Tanjungbalai Karimun kepada wartawan mengatakan ada 9 judul buku yang dicekal peredarannya di Indonesia termasuk di Kabupaten Karimun oleh Jaksa Muda Intelijen (Jamintel) Kejagung RI. Hal itu dikarenakan isi buku tersebut dinilai beraliran kerasa dan menyimpang dari ajaran agama tertentu.

Selain itu, buku tersebut dikhawatirkan akan cendrung menciptakan bentuk-bentuk pemikiran terorisme bagi pembacanya.

"Ke sembilan judul buku tersebut dikhawatirkan membuat pembacanya terprovokasi mengikuti teori-teori yang dipaparkan," kata Hanjaya Candra usai sidak.
Daftar Buku Dalam Pengawasan Kejari:

1. Tafsir Fi Zhilalil Quran Jilid 2 karangan Sayyid Quthb, Diterjemahkan oleh As'ad Yasin-Muahotob Hamzah, Terbitan Gema Insani Depok-Jakarta 2001.

2. Loyalitas dan Anti Loyalitas dalam Islam karangan Muhammad bin Sa'id Al Qathani diterjemahkan oleh Salahudin bin Abu Sayid terbitan PT Era Adi Citra Intermedia-Solo 2009.

3. Ikrar Perjuangan Islam karangan DR Najih Ibrahim diterjemahkan oleh Abu Ayub Ansyori terbitan Pustaka Al Alaq dan Al Qowam-Solo 2009

4. Khilafah Islamiyah-Suatu Realita bukan Khayalan karangan Prof DR Syeikh Yusuf Al Qaradawi diterjemahkan oleh Ahmad Nuryadi, terbitan PT Fikahati Aneka-Jakarta 2000.

5. Kado Istimewa untuk Sang Mujahid karangan Syakh Dr Abdullah Azzam, diterjemahkan oleh Abdul Fattan Al Bourie, terbitan PT Pustaka Al Alaq-Solo 2008.

6. Catatan dari Penjara - Untuk Mengamalkan dan Menegakan Dinul Islam karangan Abu Bakar Ba'asyir, terbitan Mushaf, Depok Jawa Barat, 2008.

7. Bagaimana Membangun Kembali Negara Khilafah karangan Syabab Hizbut Tahrir Inggris, diterjemahkan oleh M Ramdhan Adi, terbitan Pustaka Thariqul Izzah, Bogor 2008.

8. Syariat Islam-Solusi Universal karangan Prof Wahbah Az Zuhali, diterjemahkan oleh Ridwan Yahya LC, terbitan Pustaka Nawaitu, Jakarta Timur 2004.

9. Visi Politik Gerakan Jihad karangan Hazim Al Madanidan Abu Mus'ab As Suri, diterjemahkan oleh Luqman Hakim Lc dan Umarul Faruq Lc, terbitan Jazera, Solo 2010. (Pz/trib)


Resensi Buku: Tuhan inilah proposal hidupku karya Jamil Azzaini


Siapa itu Jamil Azzaini alias Kang Jamil?
Meskipun sama-sama kaya dan berasal dari Lampung, tapi Kang Jamil bukanlah seorang Bakrie. Beliau tidak punya (baca: belum) usaha pertambangan, perusahaan asuransi, perseroan telekomunikasi, konglomerasi media, atau sesuatu yang sejenisnya. Alih-alih berkecimpung di dunia itu, Kang Jamil justru mengambil jalan lain. Beliau adalah motor di balik lahirnya PT Kubik Kreasi Sisilain, pendiri sekaligus donatur untuk sekolah murah di Provinsi Lampung dan seorang trainer kaliber internasional yang sudah pernah diundang untuk berbicara di luar negeri.

Singkat cerita, this guy is great, he wrote one of the simplest (99 pages long) yet nicest book I've ever read and I want to review it. So here we go ..... Bismillah.


TPIH is a book, but not an ordinary one!

Buku "TUHAN, inilah Proposal Hidupku ....." (TIPH) bukanlah buku biasa. Berdasarkan definisi penerbitnya, Gramedia Pustaka, buku karangan Kang Jamil ini termasuk dalam katalog Work Book. Ini artinya Anda selaku pemilik atau pemegang buku ini memiliki "tugas tambahan" di samping membacanya. Tugas apa itu? Gampang kok, Anda hanya perlu mengerjakan beberapa hal tidak sulit yang diminta oleh Kang Jamil melalui bukunya. Tugas tambahan itu diantaranya adalah Anda dituntut untuk langsung menuliskan "proposal hidup" Anda di atas dua setengah halaman yang ada di dalam buku (ada di halaman 18-19-20). Selain itu, Anda juga diminta untuk mengisi sebuah tabel yang terdiri dari tiga bagian yakni; (1) Kegiatan yang Anda Kuasai, (2) Kegiatan yang Anda Cintai, dan (3) Kegiatan yang Menghasilkan (halaman 38). Dan yang paling seru adalah di halaman 65 - 68 ketika sang penulis mengajak kita untuk membuat target 90 hari selama 4 triwulan.

Tujuan dan Landasan Ilmiah Proposal Hidup

Tujuan dari kegiatan tambahan ini adalah tidak lain agar setelah membaca buku ini Anda akan langsung memiliki semacam action plan yang dapat membantu Anda untuk mewujudkan apa yang sudah Anda baca tadi. Action plan inilah nantinya yang akan menjadi semacam panduan bagi Anda dalam penyusunan proposal hidup Anda sendiri. Mungkin Anda akan bertanya-tanya, "apakah benar kalau seandainya kita punya proposal hidup, maka hidup kita akan lebih sukses daripada bila tidak memilikinya?

Nah, bila memang pertanyaan itu mengusik Anda, berarti Anda tidak perlu khawatir lagi karena di dalam buku ini Kang Jamil juga mebeberkan landasan ilmiah dari penyusunan proposal hidup itu sendiri. So, this book is not about a superstitioun process (baca: proses tahayul).

Konon, berdasarkan riset selama 10 tahun (1979 - 1989) yang dilakukan oleh Mark McCormack terhadap para lulusan MBA di Harvard Business School, ditemukan fakta menarik bahwa 13% mahasiswa yang menyatakan memiliki rencana hidup yang jelas, spesifik, tapi TIDAK TERTULIS memiliki penghasilan rata-rata dua kali lipat dibandingkan dengan mereka yang 84% (belum memiliki dan menyusun rencana hidup). Tapi ada yang lebih luar biasa ketimbang itu, bahwa 3% lulusan yang telah memiliki rencana hidup yang jelas, spesifik, dan TERTULISternyata memiliki penghasilan yang besarnya rata-rata 10 kali lipat dibandingkan 97% lulusan sekolah bisnis terbaik di seluruh dunia itu. Wow, siapa yang tidak mau kalau begini. Dengan hanya menuliskan sesuatu yang kita inginkan ternyata kita bisa meraih hasil yang jauh lebih besar ketimbang tanpa menuliskannya (halaman 9).

Oke, sudah cukup pengantarnya, sekarang marilah kita menguliti isi buku hasil karangan dosen pasca sarjana IPB ini. Menurut Kang Jamil, untuk menghasilkan sebuah proposal hidup yang bagus, kita membutuhkan lima langkah untuk mencapainya:

1) You're a masterpiece! 

Anda adalah sebuah mahakarya (baca: Masterpiece). Dan Kang Jamil meminta Anda untuk menyadarinya. Di dalam buku TPIH, Kang Jamil menganalogikan betapa berharganya seorang manusia dengan harga beberapa barang mewah seperti Jam Hublot yang dihargai Rp 11 Miliar atau Ferrari 250 GT SWB yang dihargai Rp 102,9 Miliar. Menurut Kang Jamil, manusia adalah sesuatu yang amat sangat berharga dan tidak mungkin bisa dinilai dengan uang atau sejenisnya. Bayangkan, maukah kita menjual kedua mata atau kedua tangan ini dengan harga 11 Miliar atau 102,9 Miliar seperti harga kedua barang mewah di atas?

Bila Anda adalah tipe manusia yang berkata "ya" atau "mau" untuk pertanyaan di atas, maka saya sarankan Anda untuk segera menutup buku dan pergi jauh dari tulisan ini. Karena tampaknya pesan Kang Jamil bukanlah ditujukan untuk orang-orang seperti Anda. Tapi bila Anda berani menjawab "tidak", maka buku ini adalah untuk Anda dan di bagian berikutnya Kang Jamil akan membeberkan rahasia agar Anda bernilai lebih dari Rp 100 Miliar atau bahkan tidak ternilai sama sekali. Bagaimana caranya? Antum harus sabar, karena jawabannya ada di poin nomor 3! Tapi sebelum sampai kesitu, baca dulu poin kedua.

2) Tetapkan Prestasi Terbaik yang akan Anda Raih

Poin kedua dari tulisan Kang Jamil bergerak dari sebuah renungan yang dalam. Coba simak beberapa untaian kalimat berikut:

Bila saatnya tiba nanti, Tuhan memanggil Anda dan kemudian berkata, "Saya menciptakan kamu dengan sangat spesial dan berharga mahal, coba ceritakan prestasi-prestasi apa yang pernah kamu capai ketika kamu hidup di muka bumi yang sebanding dengan harga kamu?" apa yang Anda hendak ceritakan kepada Tuhan?

Jeng ... jeng .. jeng ... kalau disadari, renungan di atas benar-benar bisa menusuk kalbu. Kang Jamil benar. Sebagai sang pencipta, Allah memang berhak bila nanti menanyakan hal-hal seperti di atas. Kita sudah diciptakan dengan sangat sempurna, lalu apa kontribusi kita?

Nah di sinilah nasehat Kang Jamil mulai masuk. Menurut Sang Penulis, yang pernah mengayuh sepeda sepanjang 23 KM hanya untuk pergi ke sekolah, bila kita ingin menentukan prestasi terbaik yang akan kita raih sepanjang hidup kita, maka kita perlu membuat semacam daftar prestasi. Apapun prestasi itu boleh kita tuliskan selama masih masuk dalam kaedah spesifik, terukur, dan jelas waktu pencapaiannya. Di samping ketiga kaedah itu, prestasi-prestasi tersebut hendaknya mampu meningkatkan 4-ta, yakni harta, tahta, kata dan cinta. Ups, untung tidak ada "wanita" di dalamnya ya? Hihihihihi ....

Berikut saya kutip contoh penulisan prestasi yang benar:

Spesifik:

Saya adalah Pengusaha Restoran terbaik di Jawa Barat.

Terukur:

Setiap tahun restoran saya akan menambah satu outlet.

Jangka waktu jelas:

Saya akan mencapai ini pada tahun 2020

Meningkatkan 4-ta:

Menjadi CEO terbaik di Indonesia sekaligus mampu memberi inspirasi kepada 5 juta orang

Memberi manfaat untuk orang lain:

Mempekerjakan 20 ribu orang, mempekerjakan orang-orang cacat, dan mengentaskan kemiskinan.

Nah, kalau kelima kalimat di atas digabung, kita akan mendapati kalimat motivasi yang bagus sekali;
Saya adalah Pengusaha Restoran terbaik di Jawa Barat. Setiap tahun restoran saya akan menambah satu outlet. Saya akan mencapai ini pada tahun 2020. Saya akan menjadi CEO terbaik di Indonesia sekaligus mampu memberi inspirasi kepada 5 juta orang, mempekerjakan 20 ribu orang, berdayakan orang-orang cacat, dan mengentaskan kemiskinan.

Subhanallah, bagaimana ya akhi? Mantap bukan gagasan dan nasehat dari Kang Jamil. Saya rasa buku TPIH ini sangat cocok dibaca oleh calon-calon pengusaha muslim - atau bahkan yang sudah menjadi pengusaha sekalipun - untuk meraih masa depan yang sukses dan diberkahi oleh Allah SWT. Sebenarnya masih ada tiga langkah lagi yang harus Antum ketahui agar bisa menulis proposal hidup yang pas, tapi itu nanti akan saya paparkan di edisi berikutnya dari tulisan ini. Untuk sementara, silahkan merenungi diri sendiri dulu ...... (sesuai dengan nasehat di poin pertama).
***
Catatan Redaksi:

Dari sisi judul buku: "Tuhan Inilah Proposal Hidupku"

Bagian dari adab terhadap Allah, kita tidak diperkenankan menggunakan istilah yang tidak selayaknya digandengkan dengan Nama-Nya yang Mulia. Seperti istilah yang umumnya digunakan dalam bidang bisnis. Karena penggunaan istilah semacam ini terkesan kurang menjaga 'sopan santun'. Kata 'proposal' termasuk dalam catatan tersebut. Karena itu, akan lebih sopan jika digunakan kata rencana, harapan atau doa. Allahu a'lam.

Jumat, 28 Oktober 2011

Buku Raditya Dika Yang Ketiga : BABI NGESOT (RESENSI)


Judul Buku : Babi Ngesot
Penulis : Raditya Dika
Penerbit : Bukune
Tebal : 237 hal
Tahun terbit: 2008

Ini adalah buku ketiga Raditya Dika yang gue baca setelah Cinta Brontosaurus dan Radikus Makankakus. Sebenarnya yang paling baru sih Marmut Merah Jambu, tapi kata orang, Marmut Merah Jambu nggak se-"gila" buku-buku Raditya Dika sebelumnya, jadi gue memutuskan untuk beli Babi Ngesot aja ketimbang Marmut Merah Jambu.

Buat yang belum tahu Raditya Dika, bisa nonton Provokatif Proaktif di Metro TV buat lihat orangnya secara live, buat yang belum tahu buku-buku karyanya, Raditya Dika ini adalah orang pertama yang blognya dibukukan jadi novel, yaitu Kambing Jantan. Ada filmnya juga lho, tapi saya belum nonton. Setelah Kambing Jantan, Raditya Dika juga sudah mengeluarkan beberapa buku sampai saat ini, antara lain Cinta Brontosaurus, Radikus Makankakus, Babi Ngesot, dan Marmut Merah Jambu. Semua ada di toko buku.

Back to resensiii....

Seperti buku-buku Raditya Dika sebelumnya, Babi Ngesot bukan cerita fiksi. Seluruh kisah yang ada di buku ini diambil dari kejadian nyata yang terjadi dalam hidup superaneh seorang Raditya Dika ditambah bumbu-bumbu komedi juga lah, cuma untuk buku ini cerita lebih difokuskan ke tema mistis. Ada 17 bab dengan judul aneh dalam buku ini, misalnya: Pentingnya Membawa Babi Bersayap Sewaktu Kencan Buta, Ketekku Bertahanlah!, Merinding Disko, dan tentu saja Babi Ngesot (perpaduan Babi Ngepet dengan Suster Ngesot). Isinya nggak selalu nyambung dengan judulnya, tetapi selalu bikin ketawa ketika dibaca. Ada pengalaman soal hantu anak kecil berponi yang tinggal di kamar Radit dan minta dikenalin ke temennya Radit, ada lagi kisah pembantu Radit yang kesurupan. Selain itu, ada juga kisah sehari-hari Radit yang tidak berhubungan dengan mistis-mistisan, misalnya kisah ketika dia ikutan lomba band Indonesia di Australia yang super heboh (ada Gideon, si sangar yang ternyata cuma bisa maenin lagu My Heart Will Go On-nya Titanic dengan gitar) dan cerita soal kemungkinan tumor di ketek Radit yang bikin Radit heboh setengah mati.

Membaca buku ini seru banget, apalagi dikala senggang. Sebagian waktu gue membaca buku ini adalah ketika gue di bis dalam perjalanan ke kantor pagi hari atau pulang kantor malam hari. Bahaya juga sih, soalnya gue jadi suka ngikik-ngikik sendiri, sehingga berpotensi dikira orang gila sama penumpang yang lain. Cerita kehidupan Dika dan keluarganya memang selalu unik dan ajaib, terutama adik bungsu Radit, Edgar. Sayang untuk buku Babi Ngesot ini, Raditya Dika lebih kasar dan vulgar dalam memilih kata-kata untuk bercerita. Untuk saya, isi buku ini masih tetap menghibur seperti buku-buku yang lainnya, tapi Radikus Makankakus dan Cinta Brontosaurus still better.

Sabtu, 09 April 2011

Surat Kecil Untuk Tuhan (TRUE STORY)



sinopsis

Surat Kecil untuk Tuhan adalah sebuah buku yang diangkat dari kisah nyata perjuangan seorang gadis remaja Indonesia bernama Gitta Sesa Wanda Cantika atau Keke melawan kanker ganas. Keke yang baru berusia 13 tahun adalah gadis cantik, pintar dan mantan artis penyanyi cilik yang tiba-tiba divonis mengalami kanker jaringan lunak pertama kali terjadi di Indonesia.

Kanker itu menyerang wajahnya dan membuat parasnya yang cantik menjadi seperti monster, dokter pun mengatakan kalau hidupnya hanya tinggal beberapa bulan saja. Mendengar vonis tersebut ayah Keke tidak menyerah, ia berjuang agar Keke dapat lepas dari vonis kematian.

Perjuangan sang ayah menyelamatkan putrinya begitu mengharukan, Keke yang menyadari hidupnya akan berakhir kemudian menuliskan sebuah surat kecil untuk Tuhan. Tuhan memberikan anugerah dalam hidupnya, Keke mampu bertahan bersama kanker itu selama tiga tahun lamanya walau pada akhirnya menyerah.

Kisah perjuangan Keke sempat diulas dalam acara Kick Andy, sebelumnya buku ini diterbitkan secara online dan dibaca lebih dari 350.000 pengunjung. Karena banyaknya pembaca yang terinspirasi oleh kisah buku ini dicetak secara luas dan terjual lebih dari 30.000 Exp dalam waktu dua bulan dan diterbitkan di Taiwan mencetak sukses yang sama.


ANDAI Aku BISA KEMBALI
Aku INGIN TIDAK ADA TANGISAN
ANDAI Aku BISA KEMBALI
Aku TIDAK INGIN ADA LAGI
HAL YANG SAMA TERJADI PADAKU TERJADI PADA SIAPAPUN
TUHAN
ANDAI Aku BISA MEMOHON
JANGAN ADA TANGIS DAN DUKA DI DUNIA LAGI
TUHAN
ANDAI Aku BISA MENULIS SURAT UNTUKMU
JANGAN PISAHKAN Aku DARI SAHABAT DAN ORANG YANG Aku SAYANGIN.
Aku INGIN MENJADI DEWASA
SEPERTI BURUNG YANG BISA TERBANG KETIKA IA DEWASA
Aku INGIN AYAH MELIHAT Aku KETIKA Aku MEMILIKI LAGI KEINDAHAN GERAIAN RAMBUT..
TUHAN SURAT KECILKU INI..
ADALAH PERMINTAAN TERAKHIKU
ANDAI Aku BISA KEMBALI..

In memorial for
Gita Sesa Wanda Cantika.
19/06/91-25/12/06

Itulah untaian kata yang tertera dalam surat kecilnya kepada Tuhan. Agnes Davonar, yang lebih dikenal sebagai cerpenis online mendapat kesempatan untuk menuangkan kisah nyata gadis kecil ini dalam sebentuk karya sastra.
Dialah Gitta Sassa Wanda Cantika, kita mengenalnya sebagai mantan artis cilik era 1998. gadis kecil inilah tokoh utama dalam novel Surat Kecil Untuk Tuhan yang divonis menderita kanker ganas dan diprediksi hidupnya hanya tinggal 5 hari lagi.

Di usianya yang baru menginjak 13 tahun, sebuah kanker ganas yang langka mnyerangnya dan nyaris membuat wajahnya menjadi tampak seperti monster.
Dokter yang memeriksanya memvonis gitta ..... dia akan mati dalam waktu 5 hari bila tidak melakukan operasi.
Orang tuanya berat mengambil keputusan, bagaimanapun juga sebagai orang tuanya, mereka tidak tega melihat separuh wajah putrinya harus hilang karena operasi.

Kasus kanker ganas yang diidap oleh Gitta menjadi kasus pertama yang terjadi di Indonesia dan menjadi sebuah perdebatan di kalangan kedokteran karena kanker tersebut biasa hanya terjadi pada orang tua.
Namun, Tuhan memang maha adil. Dengan segala upaya akhirnya orang tua nya, Gitta mendapatkan kesempatan untuk sembuh setelah bertahan selama 6 bulan melalui kemotrapi untuk membunuh sel - sel kanker yang menggerogoti tubuhnya.
Sekali Kemotrapi, mampu merontokka semua rambut yang ada di tubuhnya, dan tubuh kecil Gitta harus menjalaninya hingga .. 25 kali untuk bisa sembuh.

Namun..., ketegaran Gitta dan semangatnya untuk terus bertahan hidup mampu membuatnya mengirup udara 6 bulan lebih lama. Dunia kedokteran pun dibuat tercengang atas keberhasilan tim dokter Indonesia memperlambat pertumbuhan sel kanker Ditta. Karena dalam beberapa kasus yang terjadi, kanker langka ini mampu merenggut nyawa hanya dalam hitungan hari.
Ketika semua orang bersuka cita pada kesembuhan gitta, namun rupanya kesempatan sembuh itu hanya sebuah kesempatan.
etelah 6 bulan.., kanker itu datang kembali dengan menjadi lebih ganas. Gitta pun pasrah melewatkan hidupnya dengan kanker yang semakin mengganas wajahnya hingga menyentuh paru parunya.

Hebatnya, dengan wajah yang hampir menghilang dan menyerupai monster, ia nekad ingin sekolah menyelesaikan pendidikannya. Hinaan bahkan cacian dari orang orang yang melihatnya tidak ia pedulikan. Dan, yang paling menyedihkan adalah ketika ujian kenaikan kelas disaat tangannya tak mampu lagi bergerak hingga hidungnya mimisan mengeluarkan darah, dirinya masih ingin terus ujian dan lulus naik kelas.
Tekadnya sekuat baja sampai - sampai ibu Megawati memberikan penghargaaan khusus padanya sebagai siswa teladan.

Tapi.... kematian adalah sebuah kepastian. Tuhan mempunyai rencana lain dalam diri gadis itu. Membebaskannya dari rasa sakit yang dideritanya.
Dan akhirnya, setelah 3 tahun lamanya ia berperang melawan ganasnya kanker, Tuhan datang menjemputnya.

Biografi Ditta ditulis ulang oleh Agnes Danovar dan diterbitkan oleh Gramedia. Kisah yang menyentuh ini merupakan sebuah inspirasi kehidupan. Bagaimana seorang gadis kecil mampu berjuang dengan begitu hebatnya, hingga di detik - detik kematiannya... ia dapat merampungkan Sebuat surat yang ditujukan kepada Tuhan dan kepada kita semua....

Sumber: Surat Kecil untuk Tuhan http://id.shvoong.com/books/novel-novella/1845300-surat-kecil-untuk-tuhan/#ixzz1J1clOdkP

DOWNLOAD BUKU SURAT KECIL UNTUK TUHAN (1-9 Hlm)

CERITA INI AKAN DI MASUK KE BIOSKOP


SEKITAR BULAN JUNI.....


JANGAN LEWATKAN.....!!!!!